Prompt dan Rekayasa Prompt
PROMPT DAN REKAYASA PROMPT
- Definsi Prompt
Prompt merupakan perintah atau instruksi yang diberikan kepada model KA untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Dalam konteks KA generatif, prompt memiliki peran penting sebagai pengarah dalam proses pembuatan konten (misalnya: teks, audio, visual, dan lainnya), karena ia menentukan bagaimana model KA akan memahami dan merespon input yang diberikan
- Fungsi Utama Prompt
| Fungsi | Penjelasan | Contoh |
| 1. Memberikan Instruksi | Prompt memberi tahu KA apa yang harus dilakukan. | “Jelaskan fotosintesis dalam 5 kalimat.” |
| 2. Menentukan Gaya dan Format | Prompt membantu mengatur gaya bahasa, panjang teks, atau bentuk output. | “Tulis dengan bahasa santai dan mudah dipahami anak SD.” |
| 3. Membatasi Ruang Jawaban | Prompt dapat membatasi topik agar jawaban tidak melebar. | “Fokus pada manfaat, jangan jelaskan sejarahnya.” |
| 4. Mengarahkan Peran KA | Prompt dapat membuat KA berperan sebagai ahli tertentu. | “Kamu adalah seorang guru IPA. Jelaskan perubahan wujud benda.” |
| 5. Membantu Kreativitas dan Ideasi | Prompt dapat memicu ide, konsep, atau desain baru. | “Buatkan ide tema kelas dengan nuansa hutan ajaib.” |
- Unsur Pembentuk Prompt
Berikut ini adalah unsur-unsur pembentuk prompt dalam KA generatif:
- Instruksi (Task)
- Konteks
- Data/Input Spesifik
- Format Output
- Peran
- Rekayasa Prompt
Dalam Menyusun prompt terdapat beberapa tekni. teknik penyusunan prompt dikenal dengan rekayasa prompt. Pada bagian ini kita akan mempelajari 2 teknik yaitu :
- Zero Shot Prompting
Teknik yang memberikan perintah kepada AI tanpa contoh atau tanpa contoh output sebelumnya.
- Few Shot Prompting
Teknik memberikan prompt kepada AI dengan beberapa contoh (lebih dari satu, biasanya 2–5 contoh) sebelum meminta AI menghasilkan jawaban yang serupa. Dengan memberikan beberapa contoh, AI dapat meniru pola, format, gaya bahasa, dan struktur dari contoh tersebut.
